oleh

15 Penyebab Utama Sakit Perut Sering Anda Alami

Penyebab sakit perut – Nyeri perut mengacu pada ketidaknyamanan di ruang antara dada dan panggul. Sebagian besar kasus nyeri perut ringan dan memiliki berbagai penyebab umum, seperti gangguan pencernaan atau ketegangan otot.

Gejala sering kali sembuh dengan sendirinya atau dengan pengobatan dasar. Sakit perut, terutama dengan gejala yang parah atau kronis, juga bisa menjadi tanda kondisi medis yang lebih serius, termasuk kanker atau kegagalan organ.

Sakit perut yang tiba-tiba dan parah atau berlangsung lama mungkin memerlukan perawatan medis segera.

Apa itu sakit perut?

Masalah pencernaan dianggap sebagai penyebab paling umum dari sakit perut. Ketidaknyamanan atau ketidakteraturan pada organ atau bagian perut mana pun dapat menyebabkan rasa sakit yang menyebar ke seluruh area.

Banyak orang menyebut sakit perut hanya sebagai sakit perut biasa. Namun, perut mengandung banyak organ vital, otot, pembuluh darah, dan jaringan ikat yang meliputi:

  • lambung
  • ginjal
  • hati
  • usus kecil dan besar
  • usus buntu
  • pankreas
  • kantong empedu
  • limpa

Arteri utama jantung (aorta) dan vena jantung lainnya (vena cava inferior) melewati perut juga. Perut juga merupakan rumah bagi otot inti, empat kelompok otot perut yang memberikan kestabilan tubuh dan menjaga organ tetap pada tempatnya dan terlindungi.

Karena ada banyak area yang bisa terpengaruh, sakit perut bisa jadi memiliki banyak penyebab.

Woman hands touching belly and stomach painful suffering from chronic gastritis on white background
Ilustrasi Sakit Perut (Freepik)

Penyebab dan gejala umum

Sakit perut merupakan keluhan yang umum dan dapat disebabkan atau dipersulit oleh berbagai faktor.

Penyebab umumnya meliputi:

1. Gastroenteritis

Dalam kasus ini, sakit perut sering kali disertai dengan mual, muntah, dan buang air besar berisi cairan yang terjadi lebih cepat dan lebih sering dari biasanya setelah makan.

Bakteri atau virus menyebabkan sebagian besar kasus, dan gejala biasanya hilang dalam beberapa hari. Gejala yang berlangsung lebih dari 2 hari bisa jadi merupakan tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti infeksi atau kondisi peradangan, seperti penyakit radang usus.

Gejala umum termasuk:

  • mual
  • muntah
  • demam
  • kram perut
  • kembung
  • gas

2. Gas

Gas terjadi ketika bakteri di usus kecil memecah makanan yang menurut tubuh tidak toleran.

Tekanan gas yang meningkat di usus bisa menyebabkan rasa sakit yang tajam. Gas juga dapat menyebabkan sesak atau pembatasan di perut dan perut kembung atau bersendawa.

Makanan tertentu bisa menyebabkan gas di dalam perut:

  • Kacang
  • Brokoli
  • Gandum
  • Bawang
  • Bawang putih
  • produk susu
  • alkohol gula
  • permen karet
  • permen keras
  • makanan berlemak

3. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Untuk alasan yang tidak diketahui, mereka dengan IBS kurang bisa mencerna makanan atau jenis makanan tertentu.

Nyeri perut adalah gejala utama bagi banyak orang dengan IBS dan sering hilang setelah buang air besar. Gejala umum lainnya termasuk mual, kram, dan kembung.

4. Refluks asam

Kadang-kadang asam lambung berjalan naik ke tenggorokan. Refluks ini hampir selalu menyebabkan sensasi terbakar dan nyeri yang menyertai.

Refluks asam juga menyebabkan gejala perut, seperti kembung atau kram.

5. Muntah

Muntah sering menyebabkan sakit perut karena asam lambung bergerak ke atas melalui saluran pencernaan, mengiritasi jaringan di sepanjang jalan.

Tindakan fisik muntah juga dapat menyebabkan otot perut menjadi nyeri. Berbagai macam faktor dapat memicu muntah, mulai dari penyumbatan usus hingga keracunan.

Komentar

Berita Terkait