oleh

21+ PMI Asal Lamongan Terpaksa Jalani Karantina di Rusunawa Veteran

matamatadot.com || Lamongan – Tepatnya sebanyak 26 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Asal Lamongan terpaksa harus menjalani karantina di Rusunawa Jalan Veteran Kelurahan Jetis Lamongan. Hal itu merupakan salah satu upaya Pemkab Lamongan mencegah penyebaran Covid 19.

Puluhan PMI Asal Lamongan ada yang dari Malaysia, Singapura dan Hongkong. Mereka tiba secara bertahap karena menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Gelombang pertama tiba hari Jumat (30/4/2021) sebanyak 7 orang. Dan gelombang kedua tiba hari Sabtu (1/5/2021) sebanyak 16 orang. Kemudian, Hari Minggu (2/5/2021) gelombang ketiga sebanyak 3 orang. Jadi total sebanyak 26 orang.

Sementara mereka tidak boleh pulang dulu terpaksa menjalani karantina beberapa hari. Hingga pihak Satgas Covid 19 menyatakan negatif Covid 19.

“Terus kami kawal dan lakukan langkah antisipasi dengan penyemprotan disinfektan serta tes kesehatan,” kata Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono.

Menurut Dandim Lamongan, “Meski sebelumnya para PMI sudah ada tes PCR saat tiba di Surabaya. Namun, Pemkab Lamongan tidak mau kecolongan dengan munculnya penularan tak terkendali seperti di Negara India.

“Kita jemput dengan minibus dari Surabaya. Kemudian langsung kita bawa ke rusunawa Lamongan dan menjalani serangkaian tes kesehatan. Selanjutnya sementara menjalani karantina,” ucap Sidik.

“Tempat karantina di Rusunawa Lamongan nyaman dan bersih. Untuk sementara, mereka harus menaati prosedur  yakni harus menjalani karantina dan pemeriksaan kesehatannya untuk beberapa hari.” Pungkasnya. [mtm]

Komentar

Berita Terkait