oleh

7 Satelit Indonesia Yang Masih Mengorbit

matamatadot.com || Jakarta – Indonesia sendiri merupakan negara pertama di Asia dan negara ketiga di dunia yang melakukan operasi Sistem Komunikasi Satelit Domestik (SKSD) dengan memanfaatkan Satelit GEO setelah Kanada dan Amerika Serikat.

Lalu Satelit apa saja yang di miliki Indonesia?Penasaran satelit Indonesia apa saja yang masih mengorbit hingga kini? Berikut 7 Satelit Indonesia!

7 Satelit Indonesia

Telkom 3S

Satelit ini di harapkan dapat terparkir penuh pada slot orbit 118 bujur timur, tepat di atas Pulau Kalimantan pada ketinggian sekitar 35.000 km dari bumi.

Di divisi utama hal siaran televisi berkualitas tinggi (High-Definition Television), bisnis komunikasi, layanan komunikasi seluler, internet broadband, hingga jaringan ATM.

Peluncuran satelit Telkom 3S untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia.

Satelit Indonesia terbaru di pada tahun 2017 lalu, tepatnya tanggal 23 Februari.

Lapan A2

Satelit terbaru yang di rakit oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di luncurkan dari Sriharikota, India dan merupakan penerus dari satelit LAPAN A1 atau LAPAN-TUBSat yang di buat di Jerman.

Untuk melaksanakan misinya, LAPAN A2 di lengkapi dengan muatan Automatic Identification System (AIS) dan Automatic Packet Reporting System (APRS).

Lapan A3

Bersama dengan Institut Pertanian Bogor (ITB), LAPAN menggarap generasi selanjutnya, yaitu LAPAN A3 yang positifnya juga di lakukan di Sriharikota, India pada 22 Juni 2016.

Dalam upaya melaksanakan misi tersebut, LAPAN A3 yang memiliki bobot 115 kilogram ini mengusung resolusi multispektral (4-band) dan sebuah kamera digital.

Tujuan positif satelit yang di garap secara murni di dalam negeri ini adalah untuk membantu proses saluran pencuri ikan.

BRISat

Satelit yang di luncurkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada saat itu menjadi bank pertama di dunia yang meluncurkan satelit.

Di produksi oleh Space Systems / Loral (SSL), Arianespace yang di tempatkannya melalui roket Ariane 5 ECA yang d iluncurkan di Guiana Space Center, Guyana Prancis.

Mengorbit slot orbit 150 bujur timur, satelit ini di klaim mempunyai masa hidup 15 tahun lebih untuk memenuhi kebutuhan operasional perbankan BRI.

Telkom 2

Telkom 2 satelit penerus Telkom 1 yang kemudian di simpan oleh satelit Telkom 3S yang di luncurkan Telkom Indonesia di Guyana Prancis.

Di dengan transponder 24 C-Band, satelit ini dapat menyediakan layanan TV, telepon, dan wilayah internet Indonesia, Asia Tenggara, dan Asia Selatan sekitar India.

Satelit yang di terbangkan menggunakan roket Ariane 5 ECA ini mengorbit di 118 bujur timur pada ketinggian 35,888 kilometer di atas bumi

Indostar 2

Membawa 22 transponder Ku-Band dan sepuluh transponder S-Band, satelit ini dapat memberikan jaringan penyiaran DTH (direct-to-home) yang kuat serta jasa telekomunikasi lain seperti internet broadband dengan cakupan wilayah Asia Pasifik.

Satelit yang juga di kenal dengan nama Cakrawarta II ini di luncurkan oleh MNC Sky Vision setelah habis masa orbit satelit Indostar I.

Pasalnya, ProtoStar melepas peran operator lewat jalur lelang yang berimbas pada pergantian nama dari Indostar II menjadi SES-7.

Palapa D

Menggunakan platform dasar tipe Spacebus-4000B3, satelit berbobot 4.100 kilogram.

Dan berdaya elektrik mencakup 6 kilowatt ini di bawa ke luar angkasa menggunakan roket Long March CZ-3B pada 31 Agustus 2009.

Satelit Palapa D bisa keluar dari posisi orbit yang seharusnya (113 bujur timur) sehingga membuat umur satelit berkurang menjadi sepuluh tahun.

Satelit Palapa D merupakan satelit komunikasi geostationer rakitan Thales Alenia Space yang di operasikan oleh Indosat.

Demikian informasi tentang 7 satelit Indonesia yang masih mengorbit hingga saat ini. Berbagai orbit tersebut memiliki kegunaannya masing-masing dan pastinya bermanfaat bagi Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca!

Komentar

Berita Terkait