oleh

Apa Hukum Reksadana? Ini Fatwa MUI tentang Hukum Reksadana

Apa Hukum Reksadana? Reksadana merupakan salah satu wujud investasi yang lumayan fleksibel dengan keuntungan maksimal. Sayangnya, masih banyak umat muslim di Indonesia yang ragu serta mempertanyakan apakah reksadana halal?. Jawaban dari persoalan itu sebenarnya sudah dikeluarkan secara formal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MUI merupakan salah satu organisasi di Indonesia yang bertanggung jawab atas pengkajian halal ataupun tidaknya suatu perkaran. Tanggapan tentang persoalan halal ataupun tidaknya reksadana, ikuti penjelasan detail hukum investasi reksadana.

Baca Juga : Kominfo dan Bappebti Blokir 218 Situs Web & Media Sosial Investasi Illegal

Fatwa MUI tentang Hukum Reksadana

Jadi, apakah reksadana halal? Jawabannya merupakan iya. Apalagi Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia( DSN MUI) sudah menghasilkan fatwa formal Nomor. 20/ DSN- MUI/ IV/ 2001. Dalam fatwa tersebut, intinya memperbolehkan kalau umat Islam ikut dalam investasi reksadana.

Intinya, sepanjang proses muamalah ( jual beli) tidak berlawanan dengan syariat Islam, maka hukumnya boleh. Jadi, untuk umat muslim yang mau berinvestasi reksadana namun masih bingung apakah reksadana halal, mulai saat ini kamu tidak usah ragu lagi.

Baca Juga : Waspada Investasi Bodong, OJK Blokir 20 Platform

Munculnya produk reksadana syariah

Terlebih, saat ini pula telah banyak bermunculan produk layanan reksadana syariah. Idealnya, proses investasi di reksadana syariah mempraktikkan 2 tipe akad, ialah wakalah dan mudharabah.

Dalam akad wakalah, sesuatu pihak melimpahkan kekuasaan kepada pihak lain terpaut hal- hal yang boleh diwakilkan. Akad wakalah berlaku antara pemodal (investor) dengan manajer investasi sebagai pihak yang mengelola investasi reksadana. Jadi, kalian selaku pemodal membagikan mandat kepada manajer investasi buat melaksanakan bermacam aktivitas investasi demi kepentingan pemodal, tetapi senantiasa cocok kebijakan yang dipaparkan dalam prospektus.

Sedangkan itu, akad mudharabah terjalin saat seorang menyerahkan hartanya kepada orang lain. Nah, harta tersebut setelah itu diperjualbelikan, sebaliknya keuntungan diperoleh nantinya dipecah antara kedua belah pihak. Pastinya pembagian ini cocok dengan syarat yang telah disepakati lebih dulu. Sama semacam wakalah, akad ini pula berlaku antara manajer investasi dengan pemodal ataupun investor.

Baca Juga : Investasi Forex Menjamur, Bappebti Blokir 82 Domain Situs Web Tanpa Ijin

Aset- aset reksadana yang sesuai prinsip syariah

Kamu telah mengetahui jawaban dari apakah reksadana halal. Terlebih saat ini telah ada reksadana syariah yang praktiknya didasarkan pada syariat- syariat Islam, jadi kehalalannya tidak butuh kamu ragukan lagi. Apalagi nyatanya bukan hanya prosesnya yang menganut syariat Islam, tetapi pula produk ataupun reksadana yang diperjualbelikan.

Contohnya semacam deposito syariah serta pesan berharga syariah negeri. Aset- aset reksadana syariah tersebut dinilai penuhi prinsip syariat Islam sebab mempraktikkan akad untuk hasil (mudharabah) ataupun sewa menyewa (ijarah).

Baca Juga : Waspada Modus Investasi Sistem Downline dan Robot Trading

Mengapa reksadana syariah?

Setelah kamu membaca poin di atas, sebagian dari kamu pasti masih bingung,“ Jika memanglah terdapat peninggalan investasi syariah semacam deposito syariah serta obligasi syariah, mengapa kita tidak langsung membelinya saja? Mengapa wajib berinvestasi melalui reksadana syariah?”

Maka pada dasarnya, reksadana menawarkan kemampuan keuntungan yang relatif lebih besar bila dibanding dengan deposito. Perihal ini juga berlaku pada reksadana syariah. Rata- rata keuntungan deposito syariah per tahun merupakan 5%. Sedangkan itu, rata- rata imbal hasil reksadana syariah dapat menggapai 7%. Dengan keuntungan yang lebih besar, kalian jadi dapat lebih kilat menggapai tujuan keuangan kalian, kan?

Nah, mudah- mudahan mulai saat ini kalian tidak lagi mempertanyakan apakah reksadana halal, ya. MUI telah menghasilkan fatwa formal kalau reksadana ialah investasi yang halal, paling utama reksadana syariah semacam Xdana Syariah. Muncul dalam wujud aplikasi, investasi Xdana Syariah dapat kalian akses lewat smartphone. Investasi reksadana halal tidak lagi ribet serta pusing dengan Xdana Syariah

Komentar