oleh

Cyber Crime Selidiki Dugaan Kasus Pemalsuan KTP di Jambi

MataMataDot.com || Jambi – Tim Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Jambi telah menyelidiki dugaan kasus pemalsuan KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jambi.

Berkaitan dengan kasus KTP Palsu tersebut, Cyber Crime Polda Jambi telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi.

Dalam keterangan resminya, pada Jumat (23/7/2021). Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jambi AKBP M Santoso menerangkan, selama 7 hari telah melakukan pemeriksaan sebanyak 20 saksi. Dan termasuk mantan Kadis Dukcapil Kota Jambi.

“Pemeriksaan para saksi tersebut untuk mengumpulkan alat bukti dan untuk dapat menetapkan tersangka pada kasus tersebut.” Ungkap AKBP Santoso

Lebih lanjut, Santoso menambahkan bahwa keterangan para saksi ini, untuk mengumpulkan alat bukti agar dapat menentukan siapa tersangka dalam perkara ini. maka semua pegawai di periksa, dari pegawai honor sampai mantan kepala dinas.

Pengusutan kasus ini, mulanya berdasarkan adanya laporan dari korban KTP palsu tersebut. Lalu, polisi melakukan penyelidikan dan pihaknya telah mendapatkan indikasi adanya modus-modus untuk melakukan pemalsuan KTP.

“Setelah upaya penyidikan, adanya indikasi modus pemalsuan KTP ini dengan melakukan pencetakan KTP di luar jam dinas Disdukcapil Kota Jambi. Kemudian, pencetakan sekitar pukul 04.00 WIB dan indikasinya ada sekitar 18 KTP.” Terang Santoso

Selanjutnya, pelaku dengan melakukan ilegal akses komputer maupun sistem pencetakan KTP. Kemudian, pelaku menggunakan material KTP bekas, yang mana KTP asli tersebut di bersihkan di amplas dan di cuci sehingga bahan material tersebut bisa kembali di pakai untuk mencetak KTP lainnya.

Atas perbuatan, pelaku teranc Pasal 1, 2 dan 3 UU ITE tentang Tindak Pidana Ilegal Akses dengan ancaman pidana 5 tahun penjara, dan denda sekitar Rp 500 juta sampai Rp 700 juta. [Dot]

Komentar

Berita Terkait