oleh

Dua Terapis Pijat di Mojokerto Dianiaya, Polisi masih identifikasi Pelaku

matamatadot.com || Mojokerto – Dua terapis panti pijat di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto diduga dianiaya pelanggannya sendiri. Satu orang terapis meninggal dunia dan satunya lagi mengalami luka serius.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi mengatakan, peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wib, Kamis (4/2/2021).

Dari hasil identifikasi dan olah TKP, dua Terapis pijat tersebut biasa dipanggil Santi (35 Th), asal Nganjuk. Sedangkan korban yang mengalami luka serius biasanya di kenal dengan nama panggilan Tatik (48 Th), yang tinggal di rumah kos sekitar lokasi.

“Satu terapis pijat yang menjadi menjadi korban mengalami luka bacok di bagian belakang telinga, Tidak sampai meninggal. Untuk korban meninggal seperti luka gorok,” ungkap Deddy, Kamis (4/1/2021).

Deddy menambahkan, setelah melakukan penganiayaan menggunakan sajam, pelaku kabur dengan motornya.

Dugaan sementara pelakunya seorang laki- laki namun pihak polisi tahu mengetahui identitasnya. Kejadian pembunuhan tersebut pada hari ini Kamis (4/2/2021) sekitar pukul 11.00 Wib. Saat ini dua korban dalam perawatan di RS Cikko.

Kronologi kejadian menurut saksi yg berinisial (E) seorang tukang cuci motor, ada teriakan minta tolong dari tempat panti pijat, dengan berlari ke arah panti pijat (E) melihat seorang laki – laki keluar tempat terapis pijat dengan keadaan telanjang menaiki motornya ke arah timur, sedangkan yang berteriak korban seorang perempuan yang berinisial (T) dengan luka di belakang telinga segera di larikan ke RS. Cikko, ternyata di dalam terapis pijat ada korban lain seorang perempuan berinisial (S) meninggal dunia salah seorang pemijat, dan saksi (E) mengejar pelaku tetapi tidak ketemu.

Menurut AKBP Deddy Supriadi Kapolresta Mojokerto, masih belum mengetahui motif pelaku karena kejadiannya begitu cepat. Jadi saksi kunci adalah korban yang di larikan ke RS Cikko. Korban mengetahui siapa pelaku pembunuhan dan akan di tindak lanjut oleh Polres Mojokerto. [mtm]

Komentar

Berita Terkait