oleh

Google Doodle Peringati Hari Kemerdekaan RI Ke-76, Pakai Kostum Adat

MataMataDot.com || SurabayaGoogle Doodle Peringati Hari Kemerdekaan RI Ke-76 Tahun 2021. Seperti biasa Google selalu mengganti tampilan di Google Doodle untuk memperingati peristiwa tertentu misalnya peringatan hari besar, mengenang tokoh, dan lain-lain.

Hari ini, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-76. Google Doodle mengganti tampilannya dengan ilustrasi kostum pakaian adat daerah dengan instrumen alat musiknya.

“Pada hari ini di tahun 1945, para pemimpin Indonesia menyatakan bahwa kelompok lebih dari 17.000 pulau di Asia Selatan terdiri dari negara yang berdaulat. Artis tamu Kathrin Honesta mengilustrasikan Doodle hari ini untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, yang secara resmi dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai Hari Kemerdekaan dan bahasa sehari-hari sebagai Tujuhbelasan (“Tujuh Belas”).” Tulis Google dalam lama resminya.

Baca Juga : Google Doodle Peringati Hari Ulang Tahun ke-112 Sariamin Ismail

Indonesia Multikultural

Lebih lanjut, Google mengatakan Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 300 kelompok etnis dan bahasa yang unik. Sehingga, perayaan Hari Kemerdekaan mencerminkan identitas multikulturalnya sambil juga mempromosikan solidaritas di dalam komunitas loka.

Menurut Google Semboyan negara Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” berarti mencakup segala hal mulai dari peragaan busana kostum tradisional, pacuan kuda hingga festival yang berpusat di sekitar dekorasi sepeda.

Baca Juga : Google Doodle Turut Meriahkan Gelaran Olimpiade Tokyo 2020

Meskipun berbagai macam perayaan dapat menyaksikan pada hari libur ini. Pertunjukan lagu dan tarian tradisional Indonesia dalam parade karnaval tahunan ada di mana-mana di seluruh nusantara.

Tahun ini memiliki makna berbeda di mana komunitas tetap kuat untuk saling melindungi dan tetap merayakan identitas mereka di rumah.

Setiap huruf dalam karya seni Doodle menggambarkan unsur-unsur yang umum dalam perayaan Hari Kemerdekaan RI. Perayaan di mulai dengan Sasando, alat musik harpa senar sembilan yang terbuat dari bambu dan daun lontar asli Pulau Rote, NTT. Dari kiri ke kanan, instrumen, objek, dan orang lain yang digambarkan termasuk Rebana, instrumen mirip rebana; topeng Hudoq dari Kalimantan; penari kipas Pakarena dari Sulawesi; a Tifa, alat musik perkusi dari Maluku; dan terakhir, gambus atau kecapi dari Sumatera. Pola batik dan topeng unik untuk instrumen dan asal-usul tarian. [***]

Komentar

Berita Terkait