oleh

Guru di Lampung Sebarkan Hoaks Demi Subscriber dan Viewer YouTube

MataMataDot.com || Lampung – Demi menambah Subscriber dan Viewer di YouTube, oknum Guru sebarkan Hoaks dengan judul “Demo Pedagang di Pusat Perbelanjaan”. Akibat tindakan pelaku yang meresahkan, akhirnya oknum Guru tersebut harus berurusan dengan pihak Kepolisian.


Dalam pers release pada Jum’at siang (23/7/2021). Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan bahwa mulanya pelaku menyebarkan video hoaks itu pada 15 Juli 2021 sekira pukul 22:00 WIB.

Demi subscriber dan viewer youtube. Pelaku menyebarkan melalui Akun YouTube nya Guntoro Twentyone dengan judul “Demo Pedagang di Pusat Perbelanjaan” dan memberikan narasi bahwa kejadian itu berada di wilayah Pasar Metro Pusat.

Baca Juga :

Tim Patroli Cyber Crime Gagalkan Demo Tolak PPKM Darurat, 69 Ditangkap

Kemudian, Tim Cyber Crime Polda Lampung melakukan pengecekan, hasilnya berita tersebut adalah berita bohong alias hoaks.

Pelaku bernama Guntoro (51 Th), seorang guru berdomisili di Metro Timur.  Alasan pelaku menyebarkan video hoaks berupa kerusuhan PPKM di Pasar Terminal Metro Pusat. Supaya banyak yang tertarik nonton video di akun youtube-nya. Motifnya adalah untuk menambah jumlah subcriber dan viewer akun youtube milik tersangka.

Baca Juga :

Waspadai Kejahatan Cyber Crime di Dunia Online Yang Harus Kamu Ketahui

Akhirnya, pihak Polisi berhasil meringkus pelaku dan mengamankan barang bukti berupa akun youtube dengan nama Guntoro Twentyone, 1 unit handphone android merek Redmi dan 1 buah kartu GSM.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 14 Ayat 1 dan Pasal 14 Ayat 2 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun dan minimal 3 tahun penjara. [Dot]

Komentar

Berita Terkait