oleh

Kasus Naik Tahap Penyidikan, Polisi Blokir 20 Video YouTuber M Kece

MataMataDot.com || Jakarta – Perkembangan kasus dugaan penistaan agama oleh YouTuber M Kece masuk dalam tahap penyidikan. Polri telah memblokir sebanyak 20 video YouTuber M Kece di media sosial.

“Kita telah memblokir 20 video YouTuber Muhammad Kece.” ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan

Menurut Ramadhan, sejumlah akun telah menyebarkan ulang video YouTuber Muhammad Kece, ada 400 video.

Polri bekerja sama dengan Kominfo telah melakukan takedown sejumlah 20 Video M Kace.

“Sampai pagi tadi sudah ada 20 video M Kece yang di takedown oleh Kominfo.
Mungkin akan bertambah lagi. Upaya untuk menindak kasus ini masih berjalan,” ujar Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Lebih lanjut, Ramadhan menegaskan, pihak Polisi telah menaikkan status perkara dugaan penistaan agama oleh M Kece ke tahap penyidikan.

Ramadhan juga membeberkan, Penyidik telah memeriksa saksi pelapor dan 3 saksi ahli, yaitu ahli bahasa, ahli agama, dan ahli teknologi informasi.

Polisi juga memiliki bukti awal yang cukup untuk menaikan status perkara.

“Saat ini penyidik konsentrasi melacak keberadaan M Kece untuk diperiksa,” katanya.

Pemberitaan sebelumnya, YouTuber Muhammad Kece viral di media sosial. Beberapa ucapannya kontroversial, hingga menimbulkan berbagai kecaman.

Muhammad Kece telah menistakan agama Islam. Salah satu yang ia memplesetkan ucapan salam.

Muhammad Kece mengubah kata Muhammad menjadi Yesus. Hal itu sampai membuat umat Muslim marah hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecamnya.

“Assalamualaikum, warrahmatuyesus wabarakatu,” ucap Muhammad Kece di dalam video yang ia unggah di channel YouTube.

Tak hanya dalam ucapan salam saja, Muhammad Kece juga mengubah beberapa kalimat dalam ajaran Islam yang menyebut nama nabi Muhammad SAW.

Hal itu diucapkan Muhammad Kece layaknya seorang muslim sedang menyampaikan khutbah. Namun beberapa kalimatnya diselewengkan.

“Alhamduyesus hirabbilalamin, segala puji dinaikan kehadiran Tuhan Yesus, bapak di surga yang layak dipuji dan disembah,” tutur Muhammad Kece sebelum memulai pidatonya. [***]

Komentar

Berita Terkait