oleh

Kejar Mobil Innova, Polisi Temukan Baby Lobster Illegal di Tanjab Timur

MataMataDot.com || Tanjab TimurPolres Tanjung Jabung Timur gelar Perss release terkait temuan Baby Lobster Illegal, pihak Polisi sempat membuntuti pelaku.

Kapolres Tanjab Timur AKBP Andi Muhammad Ichsan Usman, SH, SIK pimpin langsung Perss release tersebut, di lobby Mako Polres Tanjab Timur Sabtu (28/8/2021).

Turut hadir juga mendampingi, Kasat Reskrim Akp Ridho Perasetia, SIK, Kasat IK Iptu Sukman, SH, Kasubbag Humas Polres Tanjab Timur, BKIPM Jambi dan jumlah Awak Media Kabupaten Tanjab Timur.

Baca Juga : Lepaskan 4 Kali Tembakan, Polisi Ringkus Bandar Sabu Jambi dan BB 9 Kg

Kapolres Tanjab Timur AKBP Andi Muhammad Ichsan Usman mengungkapkan, temuan baby lobster illegal itu. Awalnya, saat Sat Reskrim Polres Tanjab Timur 27 Agustus 2021 sekira Pukul 21.00 Wib melaksanakan patroli rutin dan tepatnya di Zona 5 Rantau Karya Kecamatan Geragai.

Polisi mencurigai 1 unit mobil Innova warna hitam, lalu membuntuti hingga tiba di Kelurahan Parit Culum II Kecamatan Sabak Barat. Tapi, mobil itu berhenti dan mesin mobil dalam kondisi mati dan sopir tidak ada.

Baca Juga : Cyber Crime Selidiki Dugaan Kasus Pemalsuan KTP di Jambi

Kemudian, petugas melakukan pemeriksaan terhadap mobil innova tersebut ditemukan 10 box Styroform yang berisikan baby lobster.

Lebih lanjut, hasil pemeriksaan dari BKIPM Jambi Saudara Mario Ari Yudistira. Adanya temuan Sat Reskrim Polres Tanjab Timur itu berupa baby lobster. Jumlahnya sebanyak 58.072 yang terdiri dari 56.500 jenis pasir dan 1.572 jenis mutiara.

Kapolres pun memperkirakan, total kerugian negara akibat barang ilegal baby lobster tersebut sebesar 5,8 Milyar rupiah.

Hasil temuan tersebut, pihak Polres Tanjab Timur menyerahkan kepada BKIPM Jambi. “Agar berkembangbiak nanti kita lepas di laut Sumatera Barat.” tutup Kapolres. [Dot]

Komentar

Berita Terkait