oleh

Kominfo dan Google Kerjasama Perangi Hoaks

MataMataDot.com || JakartaKominfo dan Google kerjasama perangi Hoaks yang bertebaran di dunia online. Munculnya berita misinformasi tak ayal kerap kali membuat pembaca salah paham. Dalam satu tahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mendapati banyak konten malah menyajikan berita yang misinformasi. Bahkan, ada pula konten yang justru mengarah pada hoaks.

Edukasi Literasi Digital

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan, Kominfo bekerjasama dengan Google memerangi misinformasi dan hoaks. Caranya memberikan edukasi literasi digital kepada masyarakat, khususnya cerdas dalam membaca informasi.

“Kami berikan edukasi supaya lebih cerdas dan mencari sumber yang dapat di percaya.” kata Semmy dalam acara virtual bertajuk Safer with Google.

Sementara itu, Director Goverment Affairs Google Indonesia Putri Alam, mengatakan, Google bekerja sama dengan Kominfo, Maarif Institute dan Mafindo untuk memerangi misinformasi dan hoaks di ruang kelas, dengan meluncurkan program bernama “Tular Nalar”.

“Program ini menargetkan 26.000 pengajar agar dapat memerangi misinformasi di ruang kelas. Saat ini, program ini sudah hadir di 160 kota di Indonesia.” kata Putri dalam acara yang sama.

Cara Kenali Hoaks

Komentar

Berita Terkait