oleh

Kreatif, Polisi Ini Inisiasi Peluang Usaha Ternak Jangkrik di Blora

MataMataDot.com || Blora – Wujudkan ekonomi kreatif di tengah Pandemi Covid-19, Seorang Polisi inisiasi peluang usaha berternak jangkrik di Blora Jawa Tengah.

Cara ini terbilang unik, Bhabinkamtibmas Desa Turirejo Polsek Jepon Polres Blora, Jawa Tengah Aiptu Yuni Agus Setiawan, SH mengajak pemuda desa binaannya untuk membidik peluang usaha kreatif di tengah pandemi Covid-19, yakni berternak jangkrik.

Ide berternak jangkrik tersebut, bermula dari obrolan ringan saat sambang di wilayah desa binaan. Obrolan seru tentang dunia perburungan menginspirasinya untuk membuka peluang usaha kreatif.

Jangkrik merupakan salah satu pakan ternak burung yang menjadi kebutuhan setiap hari.

Aiptu Agus bersama warga langsung saja mengeksekusi peluang Usaha kreatif berternak jangkrik tersebut.

Bhabinkamtibmas Desa Turirejo dan Pemuda Karang Taruna

Berbekal pengalaman pribadi dan belajar lewat internet, Aiptu Agus yang sekaligus Bhabinkamtibmas mengajak pemuda Karang Taruna Desa Turirejo untuk mulai merintis ternak jangkrik.

Setelah berdiskusi dan berkordinasi dengan Kepala Desa Turirejo Sumarjo dan Pemuda Karang Taruna. Pembuatan tempat untuk ternak jangkrik pun di mulai. Usahanya pun tak sia-sia, berangsur-angsur berkembang hingga menjadi 4 lokasi peternakan jangkrik di Desa Turirejo.

“Melihat peluang ternak jangkrik disaat suasana pandemi, ia mengajak para pemuda untuk memberdayakan lingkungan yang ada guna beternak jangkrik. Apalagi proses perawatan ternak jangkrik terbilang tidak sulit, dan waktu panennyapun tidak lama.” ungkap Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Yuni Setiawan, Kamis (19/08/2021).

Menurut Aiptu Agus, Perawatan sangat gampang, sebab untuk pakan dan media ternak tersedia di pekarangan rumah. Dan panen umur 36 hari atau 1 bulan sudah bisa panen.

“Jika ada kendala dalam beternak jangkrik. Siap membantu warga untuk memfasilitasi menemukan solusi tentunya bersama dengan dinas terkait demi kemajuan warga desa binaannya.” tuturnya

Sementara itu untuk pemasarannyapun terbilang mudah, karena langsung didatangi oleh tengkulak. “Alhamdulilah saat ini mulai bisa merasakan hasilnya, dan tentunya bisa menambah pendapatan dari warga, terutama saat situasi pandemi Covid-19. Kami ucapkan terima kasih kepada pak Bhabinkamtibmas yang telah mendorong kegiatan ini.” ungkap Kepala Desa Turirejo Sumarjo. [***]

Komentar

Berita Terkait