oleh

Nekat Rampok Minimarket di Tangerang, Polisi Iba Lihat Rumah Pelaku

MataMataDot.com || Tangerang – Pria berinisial S (26 Th) nekat merampok Minimarket di Suradita, Cisauk, Tangerang. Pelaku menguras uang hasil penjualan Minimarket yang ada di laci kasir.

Kronologis kejadian, Pelaku yang seorang diri tersebut, tiba-tiba muncul menghampiri kasir perempuan berinisial M (30 Th). Pelaku mendekati kasir Minimarket sambil menodongkan pisau sangkur.

Lalu, Tersangka membentak M, menyuruh membuka laci kasir dan mengumpulkan seluruh uang yang ada di dalamnya.

Rekan M, yang juga pegawai Minimarket berisinial W (25 Th) takut dan memilih bersembunyi. Usai tersangka kabur, lalu kedua karyawan Minimarket meminta pertolongan kepada security dan warga di sekitar lokasi tersebut.

Tak lama, kepolisian behasil meringkus pelaku tidak jauh dari lokasi. Lalu, mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau berbentuk sangkur, sepeda motor matik, dan uang hasil kejahatan sebesar Rp 2,7 juta.

Pelaku Mengancam Pegawai Minimarket

Menurut keterangan dari Iptu Margana, Kanit Reskrim Polsek Cisauk Tangerang, bahwa pelaku mengancam pegawai Minimarket dengan menggunakan sangkur. Sehingga, tidak bisa berbuat apa-apa. Rekan yang satunya ketakutan dan bersembunyi sambil mencari cara meminta bantuan.

“Total uangnya ada 2,7 juta, diambil semua oleh pelaku. Ketika itu situasi di dalam minimarket memang sepi dan tidak ada pengunjung, hanya ada 2 pegawai.” Ungkap Margana

Lebih lanjut, Iptu Margana menerangkan, pihak Polisi datang ke lokasi. Lalu, petugas bergegas melakukan pengejaran, setelah memperoleh keterangan dan ciri-ciri pelaku. Tak lama pihak Polisi berhasil meringkus pelaku saat setelah kejadian beserta barang bukti di jalan wilayah Suradita

“Tersangka berhasil kita ringkus di perjalanan saat kabur, masih di wilayah Cisauk,” ucapnya.

Iptu Margana menyebutkan, Peristiwa perampokan itu terjadi pada Minggu 8 Agustus 2021 malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku datang seorang diri mengendarai seunit sepeda motor matic.

Menurut pengakuan tersangka kepada polisi, S mengaku melakukan aksi nekat itu baru pertama kali ini. Ia terpaksa merampok untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah.

Untuk membuktikan perkataan S, lalu pihak polisi mendatangi kediaman pelaku. Ternyata benar, polisi merasa iba usai menyaksikan sendiri kondisi tempat tinggal dan kehidupannya jauh dari kata layak.

Kemudian, atas nama kemanusian, pihak Polisi pun memberikan bantuan paket sembako. Sedangkan, pelaku tetap menjalani penahanan di Mapolsek Cisauk.

“Kita tetap berempati terhadap keluarganya. Atas perintah Pak Kapolsek kita sudah salurkan bantuan. Kalau tersangka tetap kita tahan.” pungkasnya. [Dot]

Komentar

Berita Terkait