Pemuda Hafiz Al Qur’an Asal Mojokerto Jadi Imam di Masjid Uni Emirat Arab

matamatadot.com || SurabayaBerita terkini pemuda hafiz Al Qur’an Asal Mojokerto. Akhirnya, mimpi pemuda hafiz ini menjadi kenyataan ialah Rahmat Alfian Hidayat (27 Th). Ia mendapatkan suatu kehormatan untuk belajar dan berdakwah di luar negeri.

Pemuda Hafiz Al Qur’an Asal Mojokerto

Rahmat merupakan salah satu pemuda hafiz Al Qur’an asal Mojokerto yang mendapatkan kehormatan terpilih sebagai imam Masjid di Uni Emirat Arab (UEA).

Rahmat merupakan hafiz lulusan Ma’had Umar Bin Khattab Surabaya dan Pondok Pesantren Ibnu Ali Sidoarjo.

Dia menempuh sekolah umum pendidikan dasar di SDN 1 Sedati Kecamatan Ngoro dan menengah di SMPN 1 Mojosari Mojokerto.

Sedangkan untuk Perguruan Tinggi, Rahmat melanjutkan menempuh program studi Manajemen Dakwah di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah Surabaya. Hingga saat ini ia masih tercatat sebagai mahasiswa semester akhir dan tinggal menunggu prosesi wisuda.

Sementara itu, keinginan Rahmat berdakwah ke luar negeri dan membawa nama harum Indonesia juga mendapat dukungan dari orang tua.

“Orang tua juga selalu mendoakan dan mendukung, yang penting baik dan berguna untuk agama dan bangsa. Alhamdulillah, perasaan saya senang saat tahu lolos dan kita kesana memang untuk berdakwah dan membawa nama Indonesia di kancah internasional,” ungkapnya.

Jadi Imam di Masjid Uni Emirat Arab

Terpilihnya Rahmat menjadi imam di Masjid Uni Emirat Arab (UEA), awalnya ia mengikuti tahapan seleksi di Jakarta pada bulan November 2020. Totalnya ada 205 Penghafal Al Qur’an yang ikut mendaftar seleksi calon imam tersebut. Termasuk di dalamnya ada 8 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri.

Rahmat mengaku, ini adalah cita-cita sejak kecil ingin berdakwah dan hidup di luar negeri. Jadi ketika ada peluang tes imam masjid luar negeri ia bergegas mengikutinya. “Memang cita-cita saya sejak dari kecil ingin dakwah di luar negeri,” ucapnya.

Hasil dari seleksi tes hafiz tersebut terpilihlah 27 orang dari 205 hafiz. Keputusan tersebut tertuang dalam surat Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab di Abu Dhabi bernomor B-00166/Abu Dhabi/210414 tanggal 14 April 2021 tentang Hasil Seleksi Imam Asal Indonesia.

Menelusuri kehidupan latar belakang Rahmat , ia merupakan anak sulung dari 4 bersaudara pasangan Hidayat Ma’arif (56 Th) dan Suparti (51 Th) yang tinggal di Jalan Pasar Sedati, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Ternyata yang membanggakan lagi bukan hanya Rahmat saja yang hafiz. Bahkan, Tiga adik kandung Rhamat juga mengikuti jejaknya menjadi hafiz. Kedua adiknya ternyata juga sudah selesai menghafal 30 juz Al Qur’an.

Tercatat sejak Tahun 2017 hingga Tahun 2020 Rahmat telah menorehkan banyak prestasi di bidang hafalan Alquran. Berikut ini adalah sederet prestasi yang selama ini ia raih :

  1. Juara 1 hafalan Alquran dan tafsir Bahasa Inggris Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-27 Jatim tahun 2017.
  2. Juara 1 hafalan Al Qur’an dan tafsir Bahasa Inggris MTQ ke-28 Jatim tahun 2019.
  3. Dan Juara 3 hafalan Alquran 30 juz se Jatim di Jombang tahun 2020.

Komentar