oleh

Pentingnya Insan GenRe Dalam Komunikasi Media Menurut Arumi Bachsin

matamatadot.com || Surabaya – Pentingnya Insan GenRe dalam komunikasi media bagi remaja sebagai teman sebayannya. Seperti yang tertuang dalam workshop dengan tema “Tentang Kita” oleh BKKBN Provinsi Jawa Timur sebagai penyelenggara, di Grand Mercure Surabaya, Rabu-Jum’at (19-21 Mei 2021).

Apa itu GenRe?

Apa itu GenRe?, Genre adalah suatu program dari singkatan “Generasi Yang Punya Rencana” merupakan inovasi oleh pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Apa Program GenRe?

Apa Program GenRe?, Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa dengan sasaran generasi muda. Program GenRe merupakan tempat untuk mengembangkan karakter bangsa dengan mendidik remaja untuk menghindari Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) guna menjadi remaja tangguh dan bisa berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.

Hadirnya Arumi Bachsin Emil Dardak dalam workshop tersebut. Benar-benar memberikan gambaran bahwa kekhawatiran sebagai orang tua. Nantinya saat anaknya sudah remaja akan lebih besar tantangannya. Apalagi dengan adanya teknologi anak remaja sangat kritis.

“kekhawatiran sebagai orang tua. Nantinya saat anaknya sudah remaja akan lebih besar tantangannya. Apalagi dengan adanya teknologi anak remaja sangat kritis.” Ungkap Arumi Bachsin Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur sekaligus sebagai Bunda GenRe Jawa Timur

“Dahulu, anak dapat mengetahui dunia. Jika orang tuanya membukakan pintu. Lalu, orang tuanya mengajak keluar supaya bisa tahu dunia. Tapi, sekarang berbeda, anak sendirian di dalam kamar tanpa harus keluar. Lewat smartphone, atau gadget sudah bisa mengetahui semuanya,” tambah Arumi.

Insan Remaja Jaman Now

Menurut Arumi, hal tersebut yang membuat insan remaja jaman now membuat orang tua kewalahan. “Sebab informasi-informasi unik yang belum tentu orang tuanya tahu anaknya sudah bisa tahu. Dan, inilah yang sering terjadi miss komunikasi, ketika orang tua dan anak tidak dalam fase yang sama,” paparnya.

Peran Insan GenRe Sebagai Pendidik

Arumi mengucapkan apresiasi kepada BKKBN Jawa Timur yang memaksimalkan peran Insan GenRe sebagai Pendidik Sebaya kepada para remaja di Jawa Timur. “BKKBN telah dengan berbagai cara melalui program-programnya yang menurut saya sangatlah luar biasa, dan saya yakin lambat laun akan membuahkan hasil, saya berharap ketika anak saya nantinya remaja, remaja-remaja yang ada di sekelilingnya sudah berkualitas seperti adik-adik Insan GenRe ini, sehingga saya sebagai orang tua tidak was-was,” ungkapnya.

Mengoptimalkan Insan GenRe Melalui Komunikasi Media Bagi Remaja

Menurutnya Bunda GenRe Jawa Timur ini ada 3 fakor utama yang mempengaruhi tumbuh kembang seorang remaja. Yakni, faktor lingkungan, faktor komunikasi, dan pergaulan. Harapannya melalui sahabat-sahabat GenRe ini yang nantinya membantu para remaja untuk mencari jati diri nya. Sebab, dalam pencarian jati diri anak remaja itu sangat rentan. Tidak sedikit remaja saat ini terjerat kasus narkoba atau pergaulan bebas. Itu salah satu kesalahan dalam pencarian jati diri. Pada saat pencarian jati diri inilah para remaja akan mempertanyakan aku ini sebetulnya positioningnya di mana. “Terutama, ketika berada di lingkungan masyarakat, jika pergaulannya baik maka akan dapat meminimalisir dampak negative seperti narkoba atau pergaulan bebas.” Tuturnya. 

Arumi juga menghimbau kepada para Insan GenRe agar bisa mengoptimalkan media yang tepat untuk menemukan cara komunikasi kepada Remaja sebagai Teman sebayanya. Salah satunya, dengan mengoptimalkan media sosial (medsos) sebagai sarana sumber informasi yang memiliki manfaat bagi remaja.

Cara Komunikasi Yang Bermanfaat Bagi Remaja Melalui Media Sosial

“Rumah bermain Remaja saat ini kebanyakan melalui media sosial seperti Twitter, tiktok dan Instagram. Gimana caranya temen-temen akan berkomunikasi dan menyampaikan informasi kepada mereka kalau belum tau alamatnya, atau tidak berkunjung ke rumah mereka. Jadi tidak apa apa memaksimalkan tiktok, instagram untuk seru seruan. Tapi dengan syarat pergunakanlah platform itu menjadi paltform yang bermanfaat. Jadikan media untuk memberikan informasi yang bermutu dan berkualitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso menerangkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Proyek Prioritas Nasional (Pro PN) BKKBN yakni Program Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja.

“Setelah sebelumnya kita menyelenggarakan workshop 1000 cara berkomunikasi pada remaja yang mana sasarannya adalah orang tua yang memiliki anak remaja. Maka pada kegiatan ini akan fokus pada remajanya. Kita persiapkan untuk menjadi pendidik sebaya di Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R),” ungkap Teguh

“Sebab memang fokus dalam penguatan remaja kita lakukan melalui pendekatan dua arah yang simultan. Yakni, pendekatan pada remajanya secara langsung dan pendekatan kepada orang tua remaja,” ungkapnya. 

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 2020 Jumlah Penduduk Jawa Timur sebanyak 40,67 juta jiwa, dimana 71,65% dari jumlah tersebut merupakan penduduk usia produktif, artinya Jawa Timur masih dalam masa Bonus Demografi. Sebagian besar dari Jumlah penduduk tersebut 24,80% merupakan kelompok Generasi Zelenial yang lahir di kurun waktu Tahun 1997-2012, atau dapat dikatakan sebagai kelompok Remaja.

“Supaya para remaja ini ke depannya dapat menjadi pemimpin bangsa maupun keluarga yang baik maka harus dipersiapkan dengan baik sejak dini,” terang Teguh.
 
Teguh juga mengungkapkan bahwa untuk menyasar remaja harus dengan kekuatan dan pengaruh teman sebayanya serta dengan cara-cara yang relevan dengan remaja. “Oleh sebab itu, perlu ada banyak remaja-remaja Indonesia yang tergerak hatinya untuk menjadi pendidik bagi teman sebayanya. Mereka secara sukarela mau berbagi informasi, menjadi tempat curhat, menjadi teman ngobrol terkait dengan pergaulan, kehidupan, termasuk tentang kesehatan reproduksi yang dialaminya,” pungkasnya. [mtm]

Bunda GenRe Jawa Timur

Bunda GenRe [Gresik Surabaya Sidoarjo Mojokerto Jombang Nganjuk Lamongan Tuban Bojonegoro Magetan Ngawi Pacitan Trenggalek]. [Malang Kediri Pasuruan Probolinggo Situbondo Bondowoso Banyuwangi Bangkalan Sampang Pamekasan]

Komentar

Berita Terkait