oleh

Perusahaan Teknologi Amerika Serikat Kecewa Dengan Keputusan DACA

MataMataDot.com || Surabaya – Beberapa perusahaan teknologi Amerika Serikat menyatakan kekecewaannya dengan keputusan hakim federal. Pasalnya, Hakim Distrik AS telah memblokir aplikasi baru untuk program yang melindungi imigran yang di bawa ke Amerika Serikat sebagai anak-anak dari deportasi.

Melansir dari Reuters, Hakim Distrik AS Andrew Hanen pada hari Jumat memihak sekelompok negara bagian yang menuntut untuk mengakhiri program Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA). Dengan alasan bahwa itu di buat secara ilegal oleh mantan Presiden Barack Obama pada tahun 2012.

“Kami telah lama berdebat untuk mendukung program ini. Kemudian, mengajukan amicus brief dalam kasus ini. Dan kami sangat kecewa dengan keputusan (dari hakim).” kata juru bicara Google (GOOGL.O) Jose Castaneda.

“Pemimpi dan imigran membuat Amerika Serikat – dan Twitter – lebih baik.” Juru bicara dari platform media sosial Twitter (TWTR.N) mengatakan dalam sebuah pernyataan email.

Komentar