oleh

Polda Banten Gelar Seminar Bersama Eks Napiter, Titik Awal Penguatan Nasionalime

matamatadot.com || BantenPolda Banten bersama Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) pimpinan Ali Fauzi menggelar seminar atau Forum Group Discussion (FGD) di Aula Serbaguna Mapolda Banten, Sabtu, (03/04/2021).

YLP merupakan organisasi yang terdiri dari mantan Kombatan atau eks napiter dari berbagai daerah di wilayah Indonesia. Dalam pelaksanaan seminar atau FGD tersebut mengangkat tema “Dari Banten Untuk Damai Indonesia”.

Pembukaan kegiatan seminar langsung oleh Kapolda Banten Irjen. Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A., turut hadir Dirintelkam Polda Banten Kombes Pol Suhandana Cakrawijaya, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi dan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi serta belasan masyarakat atau Saudara setanah air.

Pemberdayaan Wirausaha Agrokultural

Adapun tema yang di usung dalam kegiatan tersebut adalah tentang penguatan bagi saudara setanah air dalam menunjang dan memenuhi kebutuhan ekonomi melalui pemberdayaan wirausaha Argokultural tanam pohon kurma.

Dengan narasumber Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian Ali Fauzi dan Hendra Andiarto yang merupakan pemilik Waras Farm.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan seminar kebangsaan dengan tema “Dari Banten untuk Damai Indonesia”.

Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta seminar Dari Banten untuk Damai Indonesia, saya sangat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga forum seminar ini menjadi titik awal penguatan nasionalisme kecintaan berbangsa dan bernegara.

“Kita dari Polda Banten siap bersinergi, semoga dengan pelaksanaan seminar ini dapat menjadikan sebuah gerakan moral untuk merangkul dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya persatuan dan kesatuan NKRI.

Bahkan kami juga siap mendukung upaya YLP dalam program Argokultural penanaman kurma dalam upaya mencegah penyebaran paham ekstrimisme,” tambah Kapolda banten.

“Saya merasa memiliki beban moral, untuk itu saya akan berikan modal agar bisa menjalankan usaha Argokultural penanaman kurma. Untuk itu marilah bersama-sama kita merajut keberagaman dan merawat kebhinekaan,” tutup Rudy Heriyanto.

Penutup rangkaian kegiatan di lanjutkan dengan sesi foto bersama dan Deklarasi Cinta NKRI, dengan isi Deklarasi “Kami Dari Banten, Damai Untuk Indonesia NKRI Harga Mati. [mtm]

Komentar

Berita Terkait