oleh

Polisi Ringkus Spesialis Pembobol Minimarket di Lamongan

MataMataDot.com || LamonganPolres Lamongan berhasil meringkus dua pelaku spesialis pembobol minimarket di wilayah Lamongan, Jawa Timur.

Tak tanggung-tanggung pelaku spesialis pembobol Minimarket ini, mengaku pernah membobol sebanyak 19 TKP di wilayah Lamongan.

Pelaku spesialis pembobol Minimarket tersebut berinisial M.M.A.S (23 Th) warga Dusun Dapur Utara gang Glatik Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Lamongan dan B.S (33 Th) warga Dusun Bulutrate Desa Sumurgenuk Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan.

Keduanya tertangkap saat kepergok hendak mencuri di sebuah Toko Minimarket Jatiwarno milik Haji Urip, warga Desa Deketkulon Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan.

Dalam konferensi pers, pada hari Kamis (26/8/2021) siang. Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana membeberkan, kasus tindak pencurian dengan pemberatan ini hasil penyelidikan panjang usai Polisi menerima laporan sejumlah kasus pembobolan toko ritel di Kabupaten Lamongan sejak 9 Desember 2020 lalu.

AKBP Miko Indrayana menerangkan, penangkapan tersebut bermula pada hari Sabtu, tanggal 19 Agustus 2021 sekira pukul 02.00 WIB. Petugas Polsek Deket dan Tim Joko Tingkir julukan Satreskrim Polres Lamongan menerima informasi dari warga tentang adanya pelaku pencurian yang masuk ke dalam Toko.

Kemudian, Polisi langsung mendatangi TKP dan berhasil mengidentifikasi. Tak berselang lama, petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku MMAS., lalu juga menangkap temannya inisial BS yang sedang menunggu dari kejauhan.

Proses penangkapan, kedua pelaku itu tak berkutik tanpa perlawanan, sehingga dengan mudah polisi membekuk pelaku.

Bobol 16 Alfamart dan 3 Indomaret di Lamongan

Menurut Miko, Hasil interogasi pihak Penyidik pelaku mengaku telah membobol sebanyak 16 TKP Alfamart dan 3 TKP Indomaret di Wilayah Lamongan.

“Setelah kita interogasi terhadap kedua tersangka tersebut. Kedua tersangka MMAS dan BS mengakui bahwa sebelumnya telah melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) di 16 TKP Alfamart dan 3 TKP Indomaret yang berada di Kabupaten Lamongan,” ungkap AKBP Miko Indrayana, Kamis (26/08/2021)

Lebih lanjut, Kapolres juga menerangkan modus operandi pelaku, mereka memanjat menggunakan tangga untuk naik ke bagian atas toko. Lalu memecahkan asbes atap hingga masuk ke dalam. Mereka menjarah barang dagangan, khususnya rokok.

Pelaku Curat Lamonga.n

“Tersangka mengaku hasil pencuriannya, lalu mereka jual secara online dan hasilnya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.” bebernya.

Polisi masih terus berupaya mengembangkan kasus ini, tidak menutup kemungkinan pelaku juga melakukan aksi pencurian di daerah lain.

“Kasus sedang dalam pengembangan. Apakah ada di TKP lain. Sementara, kerugian korban rata – rata kurang lebih sebesar Rp 11 juta,” terang Mantan Kapolres Kediri Kota ini.

Selain mengamankan kedua pelaku polisi juga menyita barang bukti berupa kunci pas, satu unit sepeda motor merk Yamaha NMAX, satu jaket warna hitam, dua buah hp, dan 10 Rokok merk Gudang Garam Internasional.

“Mereka terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun,” pungkasnya. [Dot]

Komentar

Berita Terkait