oleh

Press Release Ungkap Kasus Ops Pekat Semeru 2022 di Lamongan

Ops Pekat Semeru 2022 | Jajaran Polres Lamongan berhasil mengamankan 106 tersangka dalam Ops Pekat Semeru 2022.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengungkapkan, bahwa Kepolisian menggelar operasi ini dalam rangka cipta kondisi terhadap tindak kejahatan yang dapat meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Lamongan.

“Ops pekat ini juga dalam rangka cipta kondisi Kamtibmas jelang Pemilihan Kepala Desa serentak 2022 dan Hari Raya Idul Adha 1443 H,” terang Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, didampingi Kasat Reskrim AKP Komang Yogi Arya Wiguna, bersama Kasat Reskoba AKP Akhmad Khusen dan Kasi Humas Ipda Anton Krisbiyantoro, Jumat (10/06/2022).

Baca Juga: Polres Lamongan Tangkap Belasan Tersangka Pengedar Narkoba

Ops Pekat Semeru 2022 di Lamongan

Lebih lanjut, AKBP Miko Indrayana menerangkan dari hasil dalam Ops pekat ini Polres Lamongan berhasil mengungkap kasus yang melebihi target dari TO yang diberikan Polda Jatim.

Operasi Pekat Semeru 2022 berlangsung selama 12 hari mulai tanggal 23 Mei s/d 3 Juni 2022. Polres Lamongan berhasil ungkap 96 kasus. Paling mendominasi adalah kasus miras, lalu narkoba, perjudian dan kasus prostitusi.

“Operasi pekat selama 12 hari ini kita berhasil mengungkap 96 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 106, di antaranya 80 kasus miras dengan 80 tersangka, 7 kasus narkoba dengan 11 tersangka, 4 kasus judi dengan 7 tersangka, 3 kasus prostitusi dengan 3 tersangka, 1 pornografi dengan 1 tersangka, dan 1 premanisme dengan 1 tersangka,” ungkapnya.

Baca Juga: Kepergok Curi Motor di Lamongan, Warga Surabaya Diamuk Massa

Selain pelaku, kata Miko. Polres Lamongan juga mengamankan barang bukti 800 liter jenis arak, tuak dan hasil minuman pabrik. Serta, ada ratusan botol miras, Sabu 6,70 gram, sejumlah Handphone berbagai merk, uang tunai, dan barang bukti kejahatan lainnya.

Lebih lanjut, Miko juga menerangkan bahwa para pelaku ini terancam hukuman sesuai pasal kejahatan masing-masing. Untuk Premanisme pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun. Kejahatan Prostitusi pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 1,4 tahun. Sedangkan, Pornografi pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun. Lalu, Perjudian pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun.

“Untuk Narkoba terancam pasal 114, pasal 112 dan 132 KUHP UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun dan pidana penjara seumur hidup maupun mati. Serta pasal 196, 197, dan pasal 98 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara. “Untuk yang miras dijerat pasal 300 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun,” tutupnya. [**]

Pencarian Populer:

Reskrim Polres Lamongan, Bantuan Polres Lamongan, Polres Lamongan Tangkap, Daftar DPO Polres Lamongan, Berita Polres Lamongan 2022, Kasus Narkoba Polres Lamongan Hari Ini, Berita Polres Lamongan Hari Ini, Berita Narkoba Polres Lamongan hari ini, Kasus Kriminal Lamongan, Berita Babat Lamongan Hari Ini

Komentar