Prestasi Cemerlang Polda Jatim ungkap jaringan peredaran narkoba di dua Kota Besar Jatim meliputi Surabaya dan Sidoarjo

matamatadot.com || Surabaya – Beralih ke Jawa Timur kali ini, Prestasi cemerlang kembali didapat Polda Jatim dengan mengungkap jaringan peredaran narkoba jenis sabu di dua Kota Besar Jawa Timur meliputi Surabaya dan Sidoarjo. Pelaku bertindak sebagai kurir sabu itu ditangkap di daerah Kupang Gunung Timur, Selasa (16/02/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Informasi dihimpun matamatadot.com terkait peristiwa terungkapnya jaringan peredaran narkoba jenis sabu :

  • Ungkap jaringan narkoba jenis sabu itu hasil pengembangan informasi dari spionase, bahwa di wilayah Putat Jaya, kerap digunakan ajang transaksi narkoba. Polda Jatim bekerja sama dengan Polres Mojokerto Kabupaten menelusuri rentetan jaringan peredaran narkoba di Surabaya dan Sidoarjo.
  • Pelaku yang berhasil ditangkap inisial IS alias J (35 Th) warga Kupang Gunung Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Ia bertindak sebagai kurir sabu.
  • Pihak Polisi mengamankan barang bukti sabu sebanyak 22,81 gram.
  • Rentetannya, pelaku IS membeli sabu dari seseorang yang ada di Porong inisial HRS, yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).
  • Sabu sebanyak 22,81 gram oleh pelaku rencana dijual dengan dijadikan paketan kecil.
  • Dari pelaku IS, dikembangkan lagi akhirnya kembali meringkus tersangka lain di Sidoarjo.
  • Pelaku berikutnya yakni inisial ES (27 Th) warga Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.
  • Pelaku ES ditangkap di rumah kontrakannya yang berada di Jalan Raya Suko Legok, Desa Legok Suko, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.
  • Hasil penangkapan Pelaku ES berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 5 kilo yang dikemas rapi dengan Teh Cina.

BACA JUGA : Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Tangkap Pelaku Penganiayaan, Sangat Seru Awalnya Pelaku Sempat Sembunyi

Barang bukti yang diamankan :

  • 1 poket narkotika jenis Shabu dengan berat brutto 22,81 gram.
  • 5 bungkus teh China yang berisi Shabu dengan berat kotor 5.521 (lima ribu lima ratus dua puluh satu) gram dengan berat masing-masing yaitu: 1.108 gram,
    1.108 gram, 1.109 gram, 1.107 gram, dan 1.089 gram, 7 bungkus plastik klip besar berisikan narkotika jenis Shabu dengan berat kotor 455 gram dan berat masing-masing yaitu: 109 gram, 109 gram, 106 gram, 58 gram, 58 gram, 11 gram, 4 gram.
  • HP merk VIVO.
  • Timbangan elektrik merek Harnic warna putih biru.
  • Dompet warna hitam yang berisi Kartu ATM Paspor BCA nomor kartu 5379412058503227.
  • Buku tabungan BCA nomor rekening 7880794439 an Nagina Mandayanti Cornellia.
  • 2 buah tas ransel yaitu warna hitam merek Meiji dan warna coklat.
  • 3 bungkus plastik klip kosong.

Atas perbuatanya tersangka dijerat :

  • Pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang bunyinya Pasal 114 (2) “Dalam hal perbuatan yang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan yang dimaksud dengan ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kilogram atau melebihi 5 batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, penjara penjara hidup hidup , pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda yang dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).
  • Pasal 112 ayat (2): “Setiap orang yang tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan Saya bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan hukuman penjara hidup atau pidana paling singkat 5 ( lima tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling tepat yang dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga) “

Polda Jatim masih terus melakukan pengembangan jaringan peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur, sedang pelaku HRS, RMB, SNY masih dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai DPO. [mtm]

BACA JUGA : Jual Beli Satwa Langka Dilindungi di Media Sosial, Polda Jatim Tangkap Pelaku sebanyak 3 orang

Komentar