oleh

Saham Coca Cola Anjlok, Karena Cristiano Ronaldo?

Saham Coca Cola a anjlok berada di level 56.10 dolar per lembar, setelah pasar saham Eropa dibuka pada pukul 3.00 sore. Namun, selang 30 menit kemudian, saham minuman bersoda tersebut langsung turun di angka 55,22 dolar per lembar. 

Perusahaan Cola cola mengklaim bahwa saham mereka anjlok 1,6 persen. Dan perkiraan perusahaan mengalami kerugian mencapai 4 miliar dolar, atau setara Rp57,04 triliun. 

Saham Coca Cola anjlok

Nilai saham Cocal Cola a anjlok usai konfrensi pers oleh Cristiano Ronaldo dan Tim Portugal.

Saat konferensi Pers berlangsung, Cristiano Ronaldo berbicara kepada media menjelang pertandingan Portugal melawan Hungaria.

Saat pemain mengeluarkan dua botol Coca Cola di awal konferensi pers, Cristiano Rionaldo menyingkirkannya dan menunjuk ke sebotol air dan berkata “air ya”. Itu menyebabkan kegemparan karena Coca Cola adalah salah satu sponsor utama dalam pertandingan Euro 2020.

Masih harus dilihat apakah UEFA akan merespons dengan sanksi untuk Cristiano Ronaldo. Yang jelas, Cristiano Ronaldo tidak menyukai makanan dan minuman olahan.

Dia sudah menyatakan ketidaksukaannya pada Coca Cola dalam wawancara sebelumnya. “Kadang-kadang anak saya minum Coca Cola a atau Fanta dan makan keripik dan dia tahu saya tidak suka itu.” kata Ronaldo tentang putra sulungnya, Cristiano Junior.

Coca Cola sekarang menjadi musuh Cristiano Ronaldo. Awalnya Cristiano Ronaldo mungkin telah mengeluarkan botol-botol itu karena perjanjian sponsorship dengan Pepsi, saingan utama Coca Co, tetapi tampaknya dia benar-benar melakukannya semata-mata untuk memberikan saran nutrisi dan mendorong orang untuk tidak mengonsumsi minuman manis.

Pepsi juga belum bereaksi. Mereka belum memanfaatkan momen viral ini. Meski begitu, Pepsi menjadi trending di media sosial saat orang-orang memperdebatkan apakah Pepsi lebih baik daripada Coca Cola.

Sepertinya Cristiano Ronaldo juga tidak mau minum baik Pepsi maupun Coca Cola. Pemain berusia 36 tahun itu dalam kondisi fisik yang bagus saat ia tiba di Euro 2020, setelah satu musim mencetak gol di level klub. Dia semakin menjaga tubuhnya karena dia ingin terus tampil di level tertinggi.

Komentar

Berita Terkait