oleh

Sinetron Zahra Indosiar Mendapat Banyak Protes, Ini Kata KPI

Sinetron Zahra Indosiar Mendapat Banyak Protes, Ini Kata KPI – Baru-baru ini sinetron Zahra Indosiar ramai diperbincangkan oleh para netizen di jagat maya. Pasalnya, sinetron Zahra menceritakan seorang pria bernama Tirta yang memiliki 3 istri. Zahra sebagai istri ketiga diperankan oleh artis berusia 15 tahun.

Zahra diperankan oleh Lia Ciarachel Fourneaux, artis yang notabene baru berusia 15 tahun pada bulan Oktober mendatang. Para netizen pun geger baik di twitter dan youtube. Beberapa akun media sosial yang menayangkan sinetron tersebut mendapat banyak protes dari netizen. Terutama akun youtube Indosiar yang telah menayangkan adegan ranjang Zahra dan Tirta.

Foto: IG (Sinetron Zahra Indosiar Mendapat Banyak Protes)

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sendiri sudah menerima klarifikasi dari Indosiar terkait program sinetron Zahra yang mendapat banyak protes dari masyarakat karena menampilkan artis berusia 15 tahun berperan sebagai istri ketiga. Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan, Nuning  Rodiyah menjelaskan, pihak Indosiar telah menerima semua masukan publik atas sinetron tersebut. Tindak lanjut dari Indosiar ke depan adalah mengganti pemeran dalam tiga episode mendatang. 

Direktur Indosiar (Ibu Harsiwi Ahmad) juga menyampaikan bahwa Indosiar akan selalu mengingatkan pihak rumah produksi untuk menggunakan artis dengan usia di atas 18 tahun untuk membawakan peran tokoh yang sudah menikah. Indosiar juga berjanji akan memperhatikan muatan cerita dalam setiap produksi program siaran. 

Nuning menegaskan, evaluasi terhadap sinetron Suara Hati Istri ini harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi pemeran ataupun tema cerita. Pada prinsipnya, KPI berkepentingan untuk memastikan layar kaca mengedepankan prinsip perlindungan untuk anak. “Jangan sampai ada hak anak yang terlanggar karena televisi abai dengan prinsip tersebut,” ujar Nuning. 

Nuning juga mengingatkan, sinetron sampai saat ini masih menjadi program siaran televisi dengan peminat paling besar dibandingkan program televisi yang lainnya.

“Kita tentu berharap, sinetron tidak menyebarluaskan praktek hidup yang dapat merugikan kepentingan anak Indonesia,” tegasnya. Lebih jauh, KPI akan segera memanggil pihak rumah produksi dan juga Indosiar, untuk memastikan perbaikan yang dilakukan telah berjalan baik.

Nuning berharap, kasus ini juga dapat menjadi koreksi pada semua lembaga penyiaran untuk lebih ketat lagi dalam melakukan kontrol atas kualitas program yang dihadirkan ke tengah masyarakat.


#sinetron sctv #pemain zahra indosiar #sinopsis zahra indosiar #pemain zahra suara hati istri #lembaga sensor film dan kpi #zahra zahra #KPI

Komentar

Berita Terkait