oleh

Soal Uji Kompetensi (UKOM) Bidan Nasional 2021, Ini Rahasia Lolos Ujian

Uji Kompetensi (UKOM) Bidan Nasional

Kenapa perlu belajar Soal Uji Kompetensi Bidan Nasional 2021?. Sebab, Uji kompetensi nasional (UKOMNAS) adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan proses pendidikan dan meningkatkan pencapaian relevansi kompetensi sesuai dengan standar kompetensi yang diperlukan masyarakat.

Uji Kompetensi adalah proses pengukuran pengetahuan, keterampilan, dan perilaku peserta didik pada perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang Kesehatan.

Soal Uji Kompetensi Bidan Nasional 2021 (1)

  1. Seorang perempuan, umur 32 tahun, P2A0 nifas 10 hari, datang ke BPM dengan keluhan demam sejak 2 hari yang lalu. Hasil anamnesis payudara nyeri dan terasa bengkak sejak 3 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan :TD110/70 mmHg, N 100 x/menit, P 24 x/menit, S 38, 50C, payudara keras dan kemerahan meradang.

Diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut ?

A. Mastitis

B. Infeksinifas

C. Engorgement

D. BendunganASI

E. AbsesPayudara

2. Seorang perempuan, umur 29 tahun, P1A0, nifas 14 hari, datang ke BPM dibawa keluarganya karena kejang. Hasil anamnesis persalinan ditolong dukun, tidak ada riwayat kejang sebelumnya. Hasil pemeriksaan : TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 37,80C, mulut mencucut, punggung melengkung, perut keras. TFU tidakteraba.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Eklamsia

B. Epilepsi

C. Tetanus

D. Shocksepsis

E. Meningitis

3. Seorang perempuan, umur 25 tahun, P1A0, nifas 3 hari, datang ke BPM mengeluh nyeri puting susu saat menyusui. Hasil anamnesis ASI cukup. Hasil pemeriksaan : TD 110/80 mmHg,N80x/menit,P22x/menit,S36,50C, kedua payudara keras dan puting susu lecet, TFU 1/2 pusat simfisis, kontraksi uterus baik, lochea rubra.

Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

A. Menganjurkan sementara tidakmenyusui

B. Mengajarkan posisimenyusui

C. Menganjurkan memerahASI

D. Memberi salepantibiotika

E. Memberi obat antinyeri

4. Seorang perempuan umur 28 tahun, P1A0, nifas 5 hari, datang ke BPM mengeluh sudah 3 hari merasa sakit pada payudara, terasa panas. Hasil pemeriksaan : TD : 110/80 mmHg, N : 82 x/menit, P : 20 x/menit, S : 38 o C, payudara tegang, nyeri tekan dan ASI tidak keluar.

Diagnosa apakah pada kasus tersebut ?

A. Mastitis

B. Infeksinifas

C. Engorgement

D. BendunganASI

E. AbsesPayudara

5. Seorang perempuan umur 28 tahun, P1A0, nifas 5 hari, datang ke BPM mengeluh sudah 3 hari merasa sakit pada payudara, terasa panas. Hasil pemeriksaan : TD : 110/80 mmHg, N : 82 x/menit, P : 20 x/menit, S : 38 o C, payudara tegang, nyeri tekan dan ASI tidak keluar.

Apakah asuhan yang tepat pada kasus tersebut ?

A. Kompres hangat

B. Kompres dingin

C. Bebat payudara

D. Beri Antipiretik

E. Perah ASI

6. Seorang laki-laki mengantar istrinya ke RS. Hasil anamnesis umur istri 22 tahun, P1A0, nifas 5 hari, istri sering menangis, sulit tidur dan menolak menyusui bayinya. Hasil anamnesis riwayat persalinan bedah sesar. Ibu menolak diperiksa dan tiba-tibamenangis.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut ?

A. Stress

B. Psikosis

C. Skizoprenia

D. Ambivalensi

E. Depresi PostPartum

7. Seorang perempuan, umur 26 tahun, P1A0, nifas 1 hari di BPM, khawatir ASI tidak cukup untuk kebutuhan bayinya. Hasil anamnesis: ASI belum keluar, bayi menangis terus. Hasil pemeriksaan : TD 120/80 mmHg,N 80X/menit, P 20x/menit, S 36.80C, mammae lembek, kolostrum (+), TFU 2 jari bawah pusat, kontraksi uterus keras.

Pendidikan kesehatan apakah yang paling paling tepat pada kasus tersebut?

A. Tetapmenyusui

B. Istirahat yangcukup

C. Perawatanpayudara

D. Teknik menyusui yangbenar

E. Makan makanan mengandung zatbesi

8. Seorang perempuan, umur 28 tahun, P3A1 nifas 3 hari dikunjungi bidan ke rumah.Hasil anamnesis  keluar darah banyak. Hasil pemeriksaan : TD 120/70 mmHg, S 380C, N 84 x/menit, P 20 x/menit, TFU 1 jari bawah pusat, kontraksi uterus lembek, kandung kemih penuh dan tegang, lochearubra.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Distensi kandungkemih

B. Infeksi kandungkemih

C. Infeksi salurankemih

D. Subinvolusio

E. Infeksinifas

9. Seorang perempuan hamil pertama datang ke bidan Dewi pada tanggal 20 April 2019 jam 09.00 WIB. Ibu mengeluh mengeluarkan lendir bercampur sedikit darah, kenceng – kenceng sampai kepinggang sejak jam 06.00 WIB. Saat dilakukan perhitungan usia kehamilan diketahui  ibu hamil 38 – 39 minggu, saat dilakukan pemeriksaan fisik oleh bidan. TBJ 4050 gram, DJJ 118 x/menit tidak adekuat, kontraksi 5 x /10’/ 45”,  Bandle (-). VT: Ø 5 cm, eff. 50%, ketuban +, H II, letak kepala UUK Ki depan, tidak teraba bagian kecil janin. Saat dilakukan pemantauan dengan partograf 4 jam kemudian, ternyata hasil pemeriksaan kemajuan persalinan berada di kanan garis waspada, dengan hasil VT tidak ada perubahan.

Berdasarkan peristiwa di atas, faktor apa yang dapat menyebabkan kemajuan persalinan melewati garis waspada?

A. Power

B. Passage

C. Passenger

D. Penolong

E. Psikologi

10. Seorang perempuan,umur 29 tahun,G1P0A0, usia kehamilan 39 minggu, datang ke BPM dengan keluhan keluar darah lendir. Hasil Pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, S 36.6°C, N 80x/menit, P 18x/menit, DJJ (+) 144x/ menit,teratur, penurunan kepala 3/5,kontraksi 3x/10’/35”, portio lunak, pembukaan 4cm, ketubanpositif.

Informasi tentang apakah yang paling awal diberikan pada kasus tersebut?

A. Teknik relaksasi

B. Posisi persalinan

C. Dukungan keluarga

D. Hasil pemeriksaan

E. Rencana persalinan

Soal Uji Kompetensi Bidan Nasional 2021 (2)

11. Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 39 minggu, Kala II di BPM sedang dipimpin meneran. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, S 36,7oC, N 90x/mnt,P20x/menit,TFU34cm,DJJ144x/ menit, teratur, kontraksi 4x/10’/45’’. Saat ini kepala janin telah lahir tapi belum terjadi putaran paksi luar.

Langkah selanjutnya apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

A. Periksa lilitan talipusat

B. Pegang secarabiparietal

C. Lakukan sanggahsusur

D. Lahirkan bahuanterior

E. Bersihkan mukabayi

12. Seorang perempuan umur 23 tahun G2 P1A0 hamil aterm datang ke tempat Bidan pada jam 08.00 WIB. Keluhan kenceng-kenceng sejak jam 04.00 WIB. Hasil pemeriksaan : TFU 29 cm, presentasi kepala,  punggung kanan, DJJ 132 x/menit teratur, His 3 x dalam 10 menit lama < 40 detik, TD 110/70 mmHg, S 37 0C , N 82 x/menit, P 18 x/menit. VT pembukaan 6 cm, ketuban utuh, kepala hodge II +, sutura merapat.

Diagnosa yang tepat pada Ny. G adalah …

A. G2P1A0 Hamil Aterm Inpartu Kala I fase Laten

B. G2P1A0 Hamil Aterm Inpartu Kala I Fase Aktif Dilatasi Maksimal

C. G2P1A0 Hamil Aterm Inpartu Kala I Fase Aktif Deselerasi

D. G2P1A0 Hamil Aterm Inpartu Kala I Fase Aktif Akselerasi

E. G2P1A0 Hamil Aterm Inpartu Kala I Memanjang

13. Seorang perempuan, umur 23 tahun, G1P0A0, aterm, kala I di Puskesmas. Hasil anamnesis 1 minggu yang lalu periksa kehamilan, tercatat lengkap di buku KIA. Dan Hasil pemeriksaan : TD 120/80mmHg, N 90x/menit, P20x/ menit, S36, 7oC, TFU34cm, DJJ128x/menit, penurunan kepala 3/5, kontraksi, 3x/10’/40”, pembukaan 5 cm, ketubanpositif.

Dokumen catatan apakah yang harusdilengkapi pada kasustersebut?

A. Partograf

B. Biodata pasien

C. Surat untuk rujukan

D. Pilihan tindakan persalinan

E. Persetujuan tindakan (Informedconsent

14. Seorang perempuan umur 26 tahun , G1P0A0, usia kehamilan 38 minggu, datang ke BPM dengan keluhan mules pada perut makin sering dan kuat sejak  8 jam yag lalu. Hasil anamnesis : keluar lendir kemerahan, mules pada perut menjalar ke pinggang. Dan Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 88x/menit, S 37,20C, P 20 x/menit, TFU 34 cm, penurunan kepala3/5, kontraksi 3x/10’/50”,DJJ 144x/menit teratur. Lalu, Hasil PD : pembukaan  lengkap, ketuban (+), kep. HIII, denominator UUK ka.

Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut ?

A. Episiotomi

B. Amniotomi

C. Drip Oksitosin

D. Pimpin meneran

E. Pemasangan Kateter

15. Seorang perempuan berusia 26 tahun , G1P0A0, UK 9 bln, datang ke BPM dengan keluhan mules pada perut makin sering dan kuat sejak  8 jam yag lalu. Keluhan disertai keluar lendir kemerahan, mules pada perut menjalar ke pinggang, KU baik, CM, TD 120/80 mmHg, N 88x/menit, Suhu 37,20C,  Palp.: TFU 34 cm, kep. 2/5, his teratur dan kuat 3/10’/50”,DJJ + (144x/mnt) teratur. Hasil PD : Ø  lengkap, ketuban (+), kep. HIII, denominator UUK ka.

Apakah diagnosis kasus tersebut ?

A. G1P0A0 dengan inpartu kala II

B. G1P0A0 dengan inpartu kala I fase laten

C. G1P0A0 dengan inpartu kala I fase aktif akselerasi

D. G1P0A0 dengan inpartu kala I fase aktif deselerasi

E. G1P0A0 dengan inpartu kala I fase aktif dilatasi maksimal

16. Seorang perempuan umur 32 tahun, P4A0, di BPM, bayi lahir pukul 07.30 WIB dengan spontan BB/PB: 4050gram/ 52 cm, plasenta lahir spontan. Hasil Pemeriksaan : Perdarahan 400 ml dan merembes,  kunjungtiva agak pucat, TD: 90/50 mmHg, N: 100x/mnt, S 36 x/menit, P 20 x/menit.

Apa yang harus dilakukan bidan pada kasus tersebut ?

A. Melakukan cek HB

B. Melakukan masase

C. Memberikan oksitosin 10 UI

D. Mencari penyebab perdarahan

E. Mengosongkan kandung kemih

17. Seorang perempuan umur 32 tahun, P4A0, melahirkan spontan 30 menit yang lalu  di BPM, plasenta lahir spontan. Hasil pemeriksaan : TD: 90/50 mmHg, N: 100x/mnt, S : 36 0C, P 20 x/menit, kunjungtiva agak pucat, TFU tidak teraba, kontraksi lembek, Perdarahan 400 ml dan merembes.

Diagnosis apakah yang paling tepat pada kasus tersebut ?

A. Robekan perineum

B. Robekan serviks

C. Sisa placenta

D. Inversio uteri

E. Atonia uteri

18. Seorang perempuan berusia 30 tahun, P4A0, tinggal didaerah pelosok desa, dibawa ke BPM dengan keluhan perdarahan. Hasil anamnesis 30 menit yang lalu melahirkan di dukun dan plasenta belum lahir. Hasil pemeriksaan : KU lemah, TD 110/60 mmHg, 100 x/menit, S 36 oC, P 24 x/menit, TFU setinggi pusat, kontraksi lembek,  perdarahan 400 cc. Kemudian keluarga memanggil bidan.

Tindakan awal apakah yang paling  tepat pada kasus tersebut ?

A. Plasenta manual

B. Massase uterus

C. Lakukan PTT

D. Pasang infus

E. Rujuk

19. Seorangperempuanumur25tahun,G2P1A0, usia kehamilan 40 minggu, kala I di BPM, dengan keluhan sering mulas. Hasil anamnesis sudah keluar darah lendir, kontraksi makin sering, memilih berbaring, Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,5°C, P 18x/menit, kontraksi 3x/10’/40”, DJJ 132x/menit, penurunan 2/5, pembukaan 7 cm, portio tipis lunak, ketuban utuh, UUK kiridepan.

Posisi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

A. Duduk

B. Telentang

C. Miring kiri

D. Miring kanan

E. Setengah duduk

20. Seorangperempuan,umur28tahun,G1P0A0, usia kehamilan 38 minggu, kala II di BPM, dengan keluhan mulas tak tertahankan. Hasil anamnesis perasaan ingin BAB hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 80x/menit, S36,7°C,P18x/menit,DJJ144x/menit,Kontraksi 4x/10’/45”, kepala janin sudah tampak 5-6 cm di vulva, perineumkaku.

Langkahapakahselanjutnyayangtepatpada kasustersebut?

A. Mempertahankan posisifleksi

B. Melakukan episiotomimedio-lateral

C. Perlahan-lahan membantukelahiran kepala

D. Menahan batas antara ujung vulvadan anus

E. Mencegah terjadinya defleksi yang terlalu cepat

Kunci Jawaban Soal Uji Kompetensi (UKOM) Bidan Nasional 2021

1. E
2. C
3. B
4. D
5. A
6. E
7. A
8. D
9. C
10. D
11. A
12. B
13. A
14. B
15. A
16. D
17. E
18. D
19. C
20. B

Soal Uji Kompetensi Bidan (UKOM) di atas hanya beberapa contoh untuk menjadi bahan latihan. Diharapkan bisa membantu peserta Uji Kompetensi (UKOM) supaya bisa lulus Uji Kompetensi Bidan (UKOM).

Komentar

Berita Terkait