Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi dan Balita

Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi – Stimulasi tumbuh kembang bayi dan balita menjadi hal yang sangat penting. Tumbuh kembang bayi dan balita menjadi pondasi utama untuk perkembangan anak selanjutnya. Tumbuh kembang pada masa balita menentukan masa depan anak di masa yang akan datang.

Keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan pada anak adalah hasil interaksi dari berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut saling berkaitan antara satu dengan yang lain, yaitu faktor genetika, lingkungan, perilaku, stimulasi, dan sebagainya.

Stimulasi tumbuh kembang saat 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) atau Golden Age Periode dapat mengembangkan potensi dan kemampuan anak. Pada masa ini adalah waktu yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik, kecerdasan, motorik, dan sosial emosional. Oleh karena itu, stimulasi tumbuh kembang bayi dan balita perlu dilakukan dengan baik oleh orang tua.

Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi dan Balita

Bayi Umur 0-3 Bulan

Orang tua bisa melakukan beberapa stimulasi antara lain:

  • Sering memeluk dan menimang bayi dengan penuh rasa kasih sayang
  • Menggantung benda yang bergerak dan berwarna cerah
  • Mengajak bayi tersenyum dan berbicara
  • Memperdengarkan musik atau lantunan al-qur’an pada bayi

Tumbuh kembang saat usia bayi 0-3 bulan adalah saat yang penting ketika bayi mengembangkan sistem kekebalan tubuh dan organ pencernaannya. Sehingga stimulasi pada masa ini perlu dimaksimalkan oleh orang tua.

Bayi Umur 4-6 Bulan

  • Sering menengkurapkan bayi
  • Menggerakkan benda ke kiri dan ke kanan di depan mata bayi
  • Memperdengarkan bunyi-bunyian pada bayi
  • Memberi mainan yang besar dan berwarna untuk bayi

Berat badan bayi akan meningkat hingga dua kali lipat. Bayi berjenis kelamin laki-laki biasanya memiliki berat badan sebesar 5,6-8,6 kilogram dengan panjang 60-67,8 sentimeter. Sementara bayi berjenis kelamin perempuan biasanya memiliki panjang 58-66,2 sentimeter dan akan memiliki berat badan sebesar 5,1-8,1 kilogram.

Bayi Umur 6-12 Bulan

  • Mengajari bayi untuk duduk
  • Bermain cilukba
  • Memegang dan makan biskuit
  • Mengajari memegang benda kecil dengan dua jari
  • Mengajak berbicara sesering mungkin
  • Melatih bayi mengucapkan mama papa
  • Memberi mainan yang aman untuk dipukul

Pada usia bayi di atas 6 bulan, bayi mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Bayi akan semakin aktif, sehingga membutuhkan nutrisi yang lebih banyak bisa didapat dari pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) seperti bubur.

Pada usia ini bayi sudah bisa mengerti namanya dan memahami nama barang-barang di sekelilingnya.

Umur 1-2 Tahun

Orang tua bisa memberikan stimulasi pada anaknya antara lain:

  • Mengajari berjalan di undakan atau tangga
  • Mengajak anak membersihkan meja dan menyapu
  • Mengajak anak membereskan mainan
  • Mengajari mencoret-coret di kertas
  • Mengajari menyebut bagian tubuhnya
  • Mengajak bernyanyi dan bermain
  • Memberikan pujian jika anak berhasil melakukan sesuatu

Komentar