oleh

Tekan Lonjakan Covid 19 di Kudus, Bupati Tindaklanjuti Arahan Kapolda

matamatadot.com || Kudus – Tekan lonjakan Covid 19 di Kudus, Bupati tindaklanjuti arahan Kapolda dan Pangdam. Bupati Kudus H.M. Hartopo bersama Dandim 0722/Kudus, Kapolres Kudus, Perwakilan Kajari Kudus, dan Perwakilan DPRD Kudus mendengarkan arahan Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro di Aula Parama Satwika Polres Kudus, pada Kamis (27/05/2021).

Tekan Lonjakan Covid 19 di Kudus

Pemkab tekan lonjakan Covid 19 di Kudus. Setelah mendengarkan arahan tersebut Bupati Kudus bersama Forkopimda segera menindaklanjuti arahan Kapolda dan Pangdam IV Diponegoro Jateng soal lonjakan serta penanganan kasus terkonfirmasi covid 19 di Kabupaten Kudus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemkesra, Kasatpol PP, Kalakhar BPBD Kudus, Dinas Perhubungan Kudus, Dinas Kesehatan Kudus, Dinas Perdagangan, dan unsur terkait dari TNI/Polri.

Menurut Kapolda Jateng Ahmad Luthfi, jika lonjakan kasus covid 19 di Kudus sangat memprihatinkan sebab menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah, bahkan menjadi perhatian nasional.

“Kasus covid di Kudus ini sangat menyita perhatian kami. Sebab kasus Covid 19 ini menduduki peringkat pertama di Jawa tengah. Bahkan, menjadi pusat perhatian di tingkat nasional.” Terangnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menekankan kepada Bupati dan jajaran, serta unsur Forkopimda Kudus untuk lebih meningkatkan lagi pengawasan protokol kesehatan (prokes) dengan cara membentuk kompi siaga.

“Tingkatkan pengawasan protokol kesehatan di masyarakat. Kita harus tegas dalam menyikapi kasus ini. Segera bentuk kompi siaga yang terdiri dari TNI/Polri, Pol PP, dan unsur lainya. Segera bentuk kompi siaga sampai dengan tingkat Muspika.” Tuturnya.

Optimalkan PPKM Mikro

Kapolda Jateng dalam arahannya menegaskan, Optimalkan PPKM Mikro sebagai basis deteksi dini. Pihaknya juga menginginkan pengawasan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Optimalkan PPKM Mikro sebagai basis deteksi dini, Babinsa/Babinkamtibmas juga harus turut melakukan pengawasan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri agar tidak seenaknya keluyuran saat menjalani isolasi.” Tegasnya.

Sementara itu, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Rudianto memberikan apresiasi atas langkah dan upaya Pemkab Kudus dan unsur Forkopimda. Berikan saran kepada TNI/Polri selalu aktif menyampaikan edukasi kepada masyarakat bahwa covid-19 itu nyata. Pesan edukasi bisa melalui data maupun selebaran dengan cara door to door kepada masyarakat.

“Apresiasi atas langkah dan upaya Pemkab Kudus dan unsur Forkopimda dalam penanganan kasus ini. Saya juga berharap unsur TNI/Polri melalui Babinsa/Babinkamtibmas untuk aktif mengedukasi masyarakat melalui selebaran tentang imbauan dan data mengenai kasus covid 19 saat ini,” kata Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga mengingatkan terhadap tempat wisata religi. Menurutnya, langkah Pemkab sudah tepat dengan melakukan pembatasan wisata religi.

“Batasi aktivitas wisata religi. Langkah Pemkab sudah baik namun perketat lagi. Harus tegas, tidak ada kompromi tentang penutupan wisata religi selama 2 minggu kedepan.” Tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kudus H.M. Hartopo mengucapkan terimakasih atas arahan dan motivasinya. Segera Bupati dan unsur forkopimda pun menindaklanjuti arahan tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih atas kehadirannya dan pemberian motivasi mengenai penanganan lonjakan kasus covid 19 di Kudus saat ini. Kita bisa lebih tegar menghadapi masalah ini. Soal perintah dan arahan segera akan kami tindak lanjuti,” ucapnya. (mtm)

Komentar

Berita Terkait