oleh

Tim Sinergitas Antar K/L : Lamongan Jadi Pusat Riset Dunia Dalam Penanganan Terorisme

matamatadot.com || Lamongan – Dalam kunjungan Tim Sinergitas Antar Kementerian/Lembaga ke Lamongan di Balai Desa Sedayu Lawas Kecamatan Brondong, Senin (5/4/2021).

Menyampaikan rencana ke depan Lamongan akan menjadi salah satu pusat riset dunia dalam hal penanganan terorisme.

Indikator tersebut terlihat dari kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lamongan. Sebagai contohnya, keberhasilan dalam program deradikalisasi yang menggandeng Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) di Desa Tenggulun Solokuro. Itu menjadi Pilot project deradikalisasi.

Informasi tersebut di sampaikan oleh Sekertaris utama BNPT Mayor Jendral TNI UNTUNG BUDIHARTO dan Deputi Bidang Polhukam Bappenas RI Dr. Ir. SLAMET SUDSRSONO, MPP dalam sambutannya.

Kemudian, Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Untung Budiharto, juga mengajak seluruh Kementerian dan Lembaga untuk terus lakukan sinergi berkelanjutan wujudkan rasa aman kepada masyarakat.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, MBA bersama AKBP Miko Indrayana, SIK dan Dandim 0812 Letkol Inf. Sidik Wiyono.

Mayjen Untung : Masih Ada Masyarakat Yang Terpapar Terorisme

Lanjut, Mayjen Untung menuturkan dengan adanya kejadian aksi terorisme di Medan beberapa hari yang lalu, menggambarkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang terpapar dan siap melakukan aksi teror di tengah masyarakat.

Untuk itu peran pemerintah baik Kementrian/Lembaga sangatlah penting.

“Kita dikejutkan aksi nekat bom bunuh diri di Gereja Makassar, kami mengutuk keras aksi itu, para pelaku, simpatisan dibalik semua itu, ini menunjukkan aksi terorisme, fandalisme masih hidup di negara ini. Kami (BNPT) hadir disini untuk menawarkan solusi mengatasi bersama tindakan terorisme tersebut. Disini pentingnya peran kita bersama, sinergi bersama,” ungkap Mayjen Untung.

Sementara itu, saat ini Kementerian/Lembaga yang telah bergabung dalam kegiatan sinergitas mencapai 46. Menurut Mayjen Untung, hal ini menunjukkan bukti bahwa kesadaran menanggulangi terorisme dan radikalisme adalah tanggungjawab bersama.

Komentar

Berita Terkait